
Siapa sih yang tidak mengenal kata literasi? Setiap orang dengan mudah mengatakan “Buku adalah jendela dunia dan membaca adalah kuncinya” akan tetapi banyak juga yang hanya mengatakan tanpa pembuktian. Literasi merupakan salah satu dari empat keterampilan berbahasa. Berdasarkan survei Program for International Student Assessment (PISA) yang di rilis oleh Organization for Economic Co-operation and Development (OECD) pada 2019, Indonesia menempati peringkat ke 62 dari 70 negara, artinya Indonesia berada pada 10 negara terbawah yang memiliki tingkat literasi rendah.
Pemerintah Indonesia tentunya mengambil peran dalam hal ini untuk meningkatkan literasi bangsa Indonesia, terutama pada pemuda penerus bangsa dengan diadakannya Gerakan Literasi Sekolah. SMP Negeri 1 Pacitan pastinya ikut berpartisipasi dalam Gerakan Literasi Sekolah (GLS). Dibuktikan dengan adanya kegiatan literasi 15 menit sebelum dimulainya jam pelajaran pertama. Literasi ini telah diterapkan sejak awal tahun Pembelajaran 2022/2023. Latar belakang diadakannya kegiatan literasi 15 menit sebelum jam pelajaran pertama untuk membentuk kebiasaan siswa dan siswi SMP Negeri 1 Pacitan supaya dapat mengasah tingkat pemahamanddalam mengambil kesimpulan dari informasi yang diterima berdasarkan buku yang telah dibaca serta meningkatkan skill public speaking. Menurut kami, Gerakan Literasi Sekolah (GLS) sangat membantu bagi kami untuk menerapkan pola membaca yang teratur. Dengan Gerakan Literasi Sekolah 15 menit sebelum pembelajaran ini dapat menambah kosa kata dari berbagai buku yang telah kami baca hal ini tentunya berpengaruh pada cara komunikasi dan cara siswa dan siswi SMP Negeri 1 Pacitan untuk mengekspresikan banyak hal dengan baik. Gerakan Literasi sekolah pastinya juga menyongkong siswa siswi memperoleh berbagai wawasan baru.
Namun meski terlihat simpel, praktiknya banyak yang tidak bisa konsisten menerapkan program ini. Salah satu kendala yang dihadapi adalah siswa bosan dengan kegiatan ini. Apalagi setiap pagi selalu menggunakan cara yang sama tanpa ada variasi. Meskipun begitu kami ucapkan terimakasih kepada guru-guru yang mendukung GLS ini dengan memberikan point plus kepada anak-anak yang mengumpulkan literasi.




