Spensapa(21/05/2022). SBY panggilan akrab dari Susilo Bambang Yudhoyono dijadwalkan pulang kampung ke Pacitan. Orang asli kelahiran Pacitan yang pernah menjabat sebagai Presiden Repubik Indonesia (RI) ke -6 ini tiba di Pacitan, Jawa Timur,13/05. SBY tiba sekitar pukul 18.30 WIB melalui jalur darat, dari bandara Internasional Adi Sumarmo, Solo dan langsung menuju Wisma Drupadi yang berada satu komplek dengan Museum dan Galeri Seni SBY ANI di Kel. Ploso Pacitan. Dikutip dari www.pacitankab.go.id, SBY berencana tinggal di Pacitan sampai 23 mei 2022. Dari beberapa yang diagendakan SBY yakni Meninjau secara langsung pembangunan Museum dan Galeri Seni SBY ANI, menikmati menu makanan khas Pacitan di pasar Minulyo, Rabu (18/05) malam. Dan agenda puncaknya yang sekarang ini berlangsung, menggambar bersama pelajar SD, SMP dan SMA/SMK Pacitan di pantai Pancer Door, Sabtu (21/05). Dari hari rabu (18/05) masing-masing sekolah sudah dilakukan technical meeting oleh panitia kepada perwakilan sekolah. Technical meeting seperti pembagian area per sekolah, area menggambar khusus dengan SBY yang diikuti pelajar pilihan, area parkir pelajar dsb. “Untuk kegiatan di Pancer Door, siswa Spensapa sudah kita breafing secara internal hari kamis kemarin. Kita kumpulkan 200 pelajar Spensapa yang nantinya akan mewakili sekolah kita untuk kegiatan menggambar. Kita berikan informasi terkait untuk pelaksanaanya, apa saja yang dibawa dan pastinya yang tidak boleh kita bawa atau lakukan disana. Semua demi menjaga kondisi dan situasi agar siswa senantiasa tertib”. papar Yoyok Subiyantoyo, S.Pd Kaur Kesiswaan sekolah.
Seperti yang sudah diinformasikan ke siswa, berangkat dari rumah masing-masing dan berkumpul di utara sekitaran pabrik Alami, Barehan, Sidoharjo. Siswa berkumpul untuk parkir sepeda, memakai pin dada dari panitia dan selajutnya berjalan kaki dengan rapi ke area menggambar yang memiliki jarak kurang lebih 200 meter saja. Sesampai disana siswa dibagi menjadi beberapa bagian untuk digabungkan dengan blok yang sudah ditentukan panitia. Diantara dari sekian siswa Spensapa yang mengikuti kegiatan ini, ada yang terpilih untuk masuk di ring 1 atas nama Harun Perdana Putra dari kelas VIII E. Di ring 1 siswa yang terpilih harus di swab terlebih dahulu. Dan dapat langsung bertemu dan menggambar berdampingan dengan SBY, kesempatan yang luar biasa bukan. Untuk diluar ring 1 protokoler tidak seketat yang diperkirakan, jadi pembina dan siswa bisa berkesempatan bersua foto bersama Bupati Pacitan, Indrata Nur Bayuaji dan mas Ibas yang tak lain adalah putra SBY ke-2 yang sekarang menjabat sebagai anggota DPR RI. “Alhamdulillah dari sekian pembina dari Spensapa, dapat ikut serta melihat dari dekat kegiatan ini berlangsung. Melihat siswa kita menggambar bersama dengan putra terbaik bangsa. Dan bangga sekali bersama pak SBY mengingat banyak sekali jasa-jasa beliau untuk Indonesia dan Pacitan dan beliau sebagai motivator untuk putra putri Pacitan”. terang Any Suprapno, S.Pd.,MM.Pd selaku Kepala SMP Negeri 1 Pacitan.
Dikutip dari www.nasional.kompas.com melukis, adalah hobi SBY yang dulu sempat ditinggalkan. Ketika PPKM berlangsung, dikesempatan itulah SBY gunakan untuk menekuni kembali hobi menggambar. Alhasil lukisan SBY di pantai Pancer Door sangat indah dan menawan. SBY menggambar 3 pemandangan yang semuanya merupakan lukisan panorama pantai. “Dari yang dipaparkan beliau pak SBY, beliau melukis pemandangan pantai Pancer Door dan pantai Kasap. Semuanya indah dan mempesona, seperti pelukis profesional luar biasa pak SBY”. sambung Sri Hartati, M.Pd Wakasek SMP Negeri 1 Pacitan. Namun disamping itu hasil lukisan siswa Spensapa juga tak kalah bagusnya dengan SBY. Hasan, yang melukis separuh badan putra terbaik bangsa itu bak pelukis handal. Dari hasil lukisannya SBY nampak begitu berwibawa dengan senyumnya yang mempesona. Lagi, dari Wulandari siswa kelas VIII I yang saat itu lukisannya dilihat oleh mas Ibas. “lukisannya bagus sekali, luar biasa padahal masih SMP. Kelak bisa jadi komiker profesional, belajar terus ya”. papar Anggota DPR RI yang kerap dipanggil mas Ibas.
Sebelum acara menggambar di pantai Pancer Door ditutup, SBY membagikan sertifikat penghargaan menggambar bersama SBY kepada semua pelajar yang hadir. SBY juga memberikan hadiah doorprize secara randome yang jatuh kepada Jihan Mufidah, siswa dari SDN Baleharjo 1. Hadiah berupa lukisan Pantai Kasap karya asli SBY yang dilukis saat acara berlangsung. Suasana yang begitu akrab dan kekeluargaan ini berakhir pukul 11.30 WIB. SBY resmi menutup acara, menggambar bersama SBY, dengan ucapan terimakasih kepada mas Ibas Anggota DPR RI dan teman-teman dari jakarta, kepada orang tua, Seniman, calon seniman dan pecinta seni dan budayawan dan kepada siswa pelajar SD, SMP, SMA/ SMK. SBY sangat mengapresiasi Komunitas Seniman Budayawan Pacitan sebagai pemrakarsa, yang di Amini oleh Pemerintah Kabupaten Pacitan. “Ini prakarsa yang baik, ini ide yang baik, kegiatan yang baik pula karena didunia ini banyak sekali yang harus kita syukuri, antara lain alam ciptaan Tuhan di seluruh dunia. Di bumi Pacitan ini kita juga harus pandai bersyukur karena alam di Pacitan tak kalah indahnya dengan yang ada di temapt-tempat yang lain, di Indonesia atau di luar negeri”. tutur Susilo Bambang Yudhoyono saat menutup acara menggambar bersama SBY.






Spensapa (09/05/2020). Alhadulillah telah sebulan penuh kita sebagai umat Islam menjalankan ibadah Ramadhan 1443H dengan penuh keceriaan, kebahagiaan dan rasa kebersamaan. Hingga saatnya hari kemenangan pun tiba, tanggal 1 Syawal sebagai penentunya. Idul Fitri sebagai hari penuh makna dimana kita saling bersilaturahmi, membuka pintu maaf selebar-lebarnya untuk saling bermaaf-maafan. Dua minggu lebih siswa siswi dan guru di Indonesia menikmati libur bulan Ramadhan dan libur hari raya Idul Fitri. Hal tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Agama (Menag), Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menteri PANRB) Nomor 375 Tahun 2022, Nomor 1 Tahun 2022, Nomor 1 Tahun 2022 tentang Perubahan Atas Keputusan Bersama Menag, Menaker, Menteri PANRB Nomor 963 Tahun 2021, Nomor 3 Tahun 2021, Nomor 4 Tahun 2021 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2022. Sesuai isi dapipada SKB tanggal 9 Mei 2022 siswa masuk sekolah kembali, begitu pula dengan ASN baik Guru dan Staf juga masuk kerja seperti biasa. Nah di hari pertama masuk sekolah, ada tradisi dari dulu hingga sekarang yang masih dipertahankan yakni, Halal Bihalal. Sekedar info saja Halal bihalal adalah salah satu tradisi yang berkembang di kalangan masyarakat Islam Indonesia. Tradisi ini biasa dilakukan pasca Lebaran, tepatnya di bulan Syawal. Tradisi halal bihalal menjadi kegiatan tahunan yang bertujuan untuk menjalin silaturahmi dengan saling memaafkan. Halal Bihalal disekolah biasanya dimulai setelah acara Apel selesai. Halal bihalal dilaksanakan di halaman sekolah yang juga digunakan untuk Apel. Seyogyanya dikegiatan ini semua siswa dapat berjabat tangan, bermaaf maafan dengan Kepala sekolah, Guru dan Staf. Tetapi untuk tahun ini tidak semua siswa dapat berjabat tangan. Melainkan, diwakili oleh Ketua kelas disetiap masing-masing kelas dan tingkat. “Iya memang benar untuk tahun ini masih menerapkan protokol kesehatan walau tidak seketat tahun kemarin. Disamping itu untuk men-effektifkan waktu sehingga para siswa bisa langsung mengikuti kegiatan belajar tanpa berlama-lama dihalaman sekolah. Toh semua siswa juga sudah mengikuti ikrar untuk saling bermaaf-maafan jadi kalaupun diwakili ketua kelas saya rasa sudah bisa mewakili yang lainnya. Kegiatan Halal bihalal siswa dipersingkat memang ada kegiatan Halal bihalal khusus keluarga besar SMP Negeri 1 Pacitan bersama para Purna Guru Staf Spensapa.” terang Anjar Subiyantoyo, S.Pd selaku Kaur Kesiswaan. “Jiwa-jiwa kembali putih seakan terlahir kembali. Jutaan syukur menggema di langit Ilahi. Semoga kemenangan ini menjadi kemenangan yang hakiki. Selamat Idul Fitri 1444 H. Mohon maaf lahir dan batin”. dikutip dari pidato Kepala SMP Negeri 1 Pacitan, Any Suprapno, S.Pd.,MM.





