NYABET JUARA UMUM PSC XIII 2023, SCOUT SPENSAPA BUKTIKAN DIRI MAMPU BERPRESTASI DI KANCAH PIALA BERGILIR Ka KWARDA JATIM

NYABET JUARA UMUM PSC XIII 2023, SCOUT SPENSAPA BUKTIKAN DIRI MAMPU BERPRESTASI DI KANCAH PIALA BERGILIR Ka KWARDA JATIM

Gambar : Scout Spensapa berfoto bersama Kepala Sekolah dan Pembina Ekstra Pramuka setelah acara penyerahan tropi kejuaraan kepada sekolah

Spensapa, (16/02/2023). Tekad semangat Scout Spensapa patut diberi dua jempol. Tak hanya mampu memegang juara umum lomba pramuka dalam Kabupaten, sekarang merangsek merebut juara umum diluar Kabupaten Pacitan. Hal ini dibuktikan pada event Pramanda’s Scout Competition (PSC) XIII yang diselenggarkan di MAN 2 PONOROGo pada, Minggu (22/01). Tim Scout Spensapa menyabet juara umum dan mendapatkan tropi juara umum bergilir Ka Kwarda Jatim. “Alhamdulilah Wa Syukurillah, Tim Scout tercinta kita mendapatkan juara umum. Semua berkat doa, dukungan dari semuanya dan kerja keras  scout spensapa yang sudah berlatih dengan keras, mempersiapkan diri selama dua minggu untuk mengikuti event ini. Pembina dan pelatih yang selalu solid mendampingi anak-anak”. Terang Any Suprapno, S.Pd.,MM selaku Kepala SMP Negeri 1 Pacitan.

Menurut Pak Icis panggilan akrab dari Ichsanudin Nur, S.Pd, salah satu Pembina ekstra pramuka mengatakan anak-anak sangat optimis jika ada event pramuka, apalagi ini event-nya tingkat Jatim mereka tertantang untuk mengikutinya, sekaligus ingin mengukur kemampuan Scout Spensapa diluar Kabupaten Pacitan. Dari Scout Spensapa sendiri ada dua regu, regu Gelatik untuk (Pa) dan regu Geranium (Pi) yang masing-masing regu terdiri dari 10 orang anggota. Sedangkan untuk cabang lomba yang harus diikuti oleh masing regu tiap sekolah ada, Minion creation (miniatur pionering), Pramanda clever CBT (CC), TSP (transfer sandi puzzle), PPGD (pertolongan pertama gawat darurat), Yel-yel kreasi, Pramanda fight, Pramanda photography.

“Alhamdulillah hampir semua cabang lomba bisa kita juarai, baik dari Regu Gelatik dan Regu Geranium semua menyumbangkan prestasi yang membanggakan. Sedikit cerita, sempat di waktu kita berangkat ke Ponorogo mobil yang kita kendarai mengalami mogok namun karena kita memiliki jiwa korsa, kita dorong sama-sama dan mobil pun dapat mengantar kita sampai tujuan”. Tambah Nur Hadi, M.Pd yang juga Pembina ekstra Pramuka. Dalam event yang besar ini pastinya membekas kesan yang berharga baik ilmu dan pengalaman yang luar biasa untuk pengajaran pada event yang akan datang. Salah satu peserta dari Regu Geranium, ananda Chayu One mengatakan, “Pramuka pantang keluh kesah, memang jam belajar kami terpotong dari situ kami harus pandai membagi waktu untuk mengerjakan tugas sekolah yang menumpuk dan tetap fokus untuk mempersiapkan lomba  dan hasil akhirnya setelah sekian banyak peluh perjuangan, kami bisa membanggakan nama Scout Spensapa dan SMP Negeri 1 Pacitan”.

Hasil Prestasi Regu Gelatik (Pa) dalam event PSC XIII 2023 :

  • Regu tergiat putra juara 1
  • Pramanda clever CBT (CC) juara 3
  • TSP (transfer sandi puzzle) juara 3
  • PPGD (pertolongan pertama gawat darurat) juara 2
  • Yel-yel kreasi juara 3
  • Pramanda fight juara 2
  • Pramanda photography juara 1

Hasil Prestasi Regu Geranium (Pi) dalam event PSC XIII 2023 :

  • Regu tergiat Putri juara 1
  • Pramanda clever CBT (CC) juara 1
  • TSP (transfer sandi puzzle) juara 2
  • Pramanda fight juara 2
  • Pramanda photography juara 1

NAMA-NAMA PESERTA LOMBA SCOUT SPENSAPA PADA PSC XIII 2023 :

Falis Akbar Arjuna                                      IX B Gelatik
Ridho Erixon Lakmana Nababan            IX D Gelatik
Alifta Aldilatama                                         IX E Gelatik
Hanny Shafi Puspito Aji                            IX E Gelatik
Jian Fikri Izzul Khaq                                  IX E Gelatik
Mohammad Zulva Firdausy Wicaksana IX G Gelatik
Hasta Cahya Pradita                                   IX G Gelatik
Febrian Ghazy Dwipatmono                     IX H Gelatik
Bagus Widiyanto                                          VIII A Gelatik
Mochammad Labib Harsaif                      VIII H Gelatik
Sanvia Zaharatus Shita                              IX A Geranium
Aida Violina Noviyoni                                IX C Geranium
Syifa Ayu Cahyaningrum                           IX C Geranium
Rachma Ayu Sekarini                                 IX C Geranium
Shafa Aulia Latansa                                    IX C Geranium
Claudia Cintia Permatasari                       IX D Geranium
Chayu One                                                    IX D Geranium
Refina Keysha Setiono Putri                     IX I Geranium
Syifa Ayu Kamila                                         VIII E Geranium
Risma Aletha Witdiyanta                           VIII E Geranium

 

 

SINAU BARENG, STUDI TIRU NANG SMP NEGERI 1 JOGONALAN KLATEN-JATENG

SINAU BARENG, STUDI TIRU NANG SMP NEGERI 1 JOGONALAN KLATEN-JATENG

Gambar : Sambutan Kepala SMP Negeri 1 Pacitan, Any Suprapno, S.Pd.,MM dalam acara pembukaan Studi Tiru Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) di SMP N 1 Jogonalan

Spensapa (2/2/2023). Rabu, 1 Februari 2023, SMP Negeri 1 Pacitan melaksanakan studi tiru ke SMP Negeri 1 Jogonalan Klaten. Acara diikuti oleh seluruh guru dan Karyawan Tata Usaha sekolah. Kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan workshop Implementasi Kurikulum Merdeka yang diadakan pada Sabtu, 28 Januari 2023 di SMP Negeri 1 Pacitan.

Any Suprapno, S.Pd., MM sebagai penanggung jawab kegiatan mengatakan  tujuan diadakannya studi tiru ini adalah  untuk mendapatkan wawasan dan tambahan ilmu tentang bagaimana Implementasi Kurikulum Merdeka dari  Sekolah Penggerak.

Hadir dalam studi tiru ini, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Klaten yang dalam hal ini diwakili oleh Kepala  Bidang Paud, H.Wasono, S.Pd, M.Pd. Dalam sambutannya pria yang merupakan teman kuliah di UNS Kepala SMP Negeri 1 Pacitan ini menceritakan kedekatannya mereka berdua. Pesan penting yang disampaikan adalah bahwa ada dua hal yaitu sikap positif, akan memotivasi seseorang untuk bangkit dan berjuang maka akan menghasilkan perubahan yang besar sehingga ada kemajuan, sedangkan sikap negatif, akan menimbulkan sikap mengeluh dan menyerah, jika ada sesuatu yang baru akan bilang, “opo meneh iki” (apa lagi ini, Red), yang akhirnya tidak akan ada perubahan dan kemajuan.

 

Gambar : Dra. Endah Sulistiyowati, M.Si, Kepala SMP Negeri 1 Jogonalan menerima tanda mata dari SMP Negeri 1 Pacitan

Kepala SMP Negeri 1 Jogonalan, Dra. Endah Sulistiyowati, M.Si menyambut baik kehadiran SMPN 1 Pacitan. Ibu yang berdinas di SMP  tertua di Klaten ini tersebut menjadi Pengajar Praktik dan Fasilitator Kurikulum Merdeka  di Kabupaten Klaten. Peran penting inilah yang membawa perubahan banyak di sekolah yang dikelolanya. Terobosan yang dilakukan antara lain mengembangkan budaya lingkungan tentang zero plastik, datang bersih pulang bersih, dan bermasker. Inovasi Esjonasa, 1 anak 1 anggrek, Base Binaan Microsoft, zero tunai, CMS, Siplah sehingga bebas LSM Berbagai terobosan tersebut menghasilkan prestasi yang luar biasa. Seperti  penghargaan sekolah Adiwiyata Mandiri, apresiasi BKN tentang layanan prima, bebas jamkos, penghargaan dari Unisef tentang penanggulan Stunting melalui cara sarapan wajib pukul 06.45 serentak guru dan siswa, penghargaan dari pemerintah tentang pembayaran  Dana Komite secara nontunai, kerjasama dengan Blibli.com untuk jual beli anggrek budidaya sekolah, dan sebagainya.

Dalam paparannya, Ibu yang sangat energik ini menyampaikan tentang  tentang dampak sebagai Sekolah Penggerak, yaitu menyusun kurikulum sendiri dan melakukan perubahan kearah kemajuan, melakukan Proyek Penguatan 3P ( profil Pelajar Pancasila).

Merdeka Mengajar dijelaskan Siswa belajar dengan merdeka, Guru mengajar dengan merdeka, dan sekolah merdeka. Dalam implementasinya dilakukan pembelajaran deferensial dengan menyusun Tujuan Pembelajaran, Alur Tujuan Pembelajaran, dan Modul ajar.

Kiat untuk mengimplementasikan Kurikulum Merdeka ini adalah dengan membentuk komite pembelajaran, komunitas belajar, membentuk tim pelaksana projek, melakukan pelatihan mandiri, penyusunan SOP Tarek dan refleksi. Acara berakhir dengan pemberian tanda mata dari SMP Negeri 1 Pacitan dan foto bersama.

MUSEUM SONG TERUS JADI PRIMADONA PACITAN, JURNALIS SPENSAPA TAK MAU KETINGGALAN MOMEN

MUSEUM SONG TERUS JADI PRIMADONA PACITAN, JURNALIS SPENSAPA TAK MAU KETINGGALAN MOMEN

Gambar : Siswa yang tergabung dalam Ekstrakurikuler Jurnalistik Angkatan XIII bersua foto bersama di depan gedung Museum Song Terus bersama Guru Pembina seusai Latihan Reportase Selasa (18/12/2022)

Spensapa (04/01/2023), Hayo siapa yang pernah ke Museum? Apa itu museum? Yup Melirik dari situs Wikipedia, museum adalah institusi permanen, nirlaba, melayani kebutuhan publik, dengan sifat terbuka, dengan cara melakukan usaha pengoleksian, mengkonservasi, meriset, mengomunikasikan, dan memamerkan benda. Keberadaan museum menjadi sangat penting mengingat museum tidak hanya memiliki fungsi sebagai pelindung benda cagar budaya, melainkan juga sebagai tempat pembentukan ideologi, disiplin, dan pengembangan pengetahuan bagi publik.

Bicara tentang museum, Pacitan juga mempunyai situs prasejarah modern, yaitu Museum Song Terus. Museum ini terletak di Dusun Weru, Desa Wareng, Kecamatan Punung, Kabupaten Pacitan. Didirikan di atas lahan seluas 2,5 hektar, Museum Song Terus terdiri dari tiga lantai yang telah didesain sedemikian rupa dengan arsitektur yang indah, futuristik, dan modern. Museum Song Terus mempunyai enam galeri dalam ruang pamerannya, dimana setiap galeri menampilkan tema khusus dan urut. Hal ini agar dapat memudahkan pengunjung dalam memahami sejarah Geopark Gunung Sewu, baik bentang lingkungannya hingga peradabannya dari dulu sampai sekarang. Objek wisata ini dikenal karena disanalah telah ditemukan sebuah kerangka manusia purba yang diperkirakan telah berusia 10.000 tahun. Kerangka tersebut kemudian dinamakan Mbah Sayem oleh warga sekitar dan para arkeolog.

Semenjak diresmikan, museum ini tak pernah sepi dari pengunjung. Dari siswa Taman Kanak hingga Mahasiswa ada disana, dari muda hingga tua tumpah ruah jadi satu. Dari sekedar ingin healing bersama keluarga, nge-vlog, foto, video, hingga untuk riset dan observasi untuk tugas sekolah atau kuliah. Memanfaatkan masa bebas bayar masuk, selasa (18/12/2022) Ekstra Jurnalistik SMP Negeri 1 Pacitan gelar Latihan Reportase di Museum Song terus. Kegiatan ini merupakan rangkaian acara Workshop dan Reorganisasi Jurnalistik Angkatan ke-XIII. Kegiatan positif ini mampu menjadi wadah pengembangan ketrampilan atau kecakapan hidup seperti kemampuan berkomunikasi (lisan dan tertulis), keterampilan membaca  dan kemampuan menganilisis sesuai ilmu kejurnalistikan. Menurut salah satu siswa Jurnalistik, mereka sangat antusias dan semangat dalam mengikuti latihan reportase. Melihat gedung yang megah, koleksi yang mengagumkan. Tak kalah dari itu, design arsiteknya tak lain adalah Ridwal Kamil, Yup! Gubernur Jawa Barat.

BORONG PRESTASI, SPENSAPA BANGGA DI TUNAS SUBUR CUP 2022

BORONG PRESTASI, SPENSAPA BANGGA DI TUNAS SUBUR CUP 2022

Gambar : Penerimaan tropi kejuaraan kepada pemenang Kejuaraan Bulu Tangkis

Spensapa (21/11/2022). Untuk menyemarakkan hari ulang tahun KORPRI yang ke-51, Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kabupaten Pacitan menggelar turnamen bulu tangkis tingkat pelajar ,Tunas Subur Cup 2022. Turnamen yang digelar di gedung Gasibu Swadaya kota Pacitan ini berlangsung selama enam hari, mulai dari selasa, (15/11/2022) hingga minggu, (20/11/2022). Pertandingan bertema, Junjung Tinggi Sportivitas Berantas Covid Sampai Tuntas ini diikuti oleh atlit-atlit muda dengan kategori Putri KU 2004, Putri KU 2006, Putri KU 2008, Putri KU 2010 dan KU 2004, KU 2006, KU 2008, KU 2010. Menurut Andjar Subiyantoyo, S.Pd selaku Wakasek SMP Negeri 1 Pacitan yang merangkap pembina ekstra bulu tangkis mengungkapkan bahwa, untuk mengikuti turnamen bulu tangkis dalam rangka HUT KORPRI, sekolah mengikutsertakan 9 atlit Pi dan 11 atlit Pa. “Betul, kami sudah menyeleksi calon pemain dari akhir oktober kemarin. Kami seleksi dari siswa yang tergabung di ekstra bulu tangkis dan akhirnya kita putuskan untuk atlit (Pa) sejumlah 11 siswa dan untuk (Pi) ada 9 siswi. Untuk pemusatan latihan kita awali dari kamis, (10/11/2022) hingga 2 hari menjelang pertandingan”.

Gambar : Any Suprapno, S.Pd.,MM berfoto bersama Supporter, This Is Spensapa

Dari awal pertandingan semua pemain begitu antusias untuk meraih kejuaraan. Semua pemain mempunyai keunggulannya masing-masing. Tak ayal, pertandingan sangat seru bak atlit papan atas. Ada diantara peserta pertandingan, yang tergabung dalam club bulu tangkis yang dikelola oleh lembaga swasta. Tak luput dari pantauan, Suporter juga riuh menyemangati atlit kebanggaannya, membuat suasana pertandingan semakin sportif dan penuh motivasi. Salah satunya meraka yang mengatas namakan dirinya THIS IS SPENSAPA adalah  suporter dari SMP Negeri 1 Pacitan. Terdiri dari siswa-siswi, guru yang selalu setia mendampingi dan mensupport atlitnya saat berlaga.

Minggu, (20/11/2022) adalah partai final untuk semua kategori baik Pa dan Pi. Untuk pertandignan final Pa dan Pi KU 2004 dilaksanakan malam hari. “Suporter bersorak riuh berharap pemain kebanggaanya mendapatkan juara. Laga final berlangsung seru, seru sekali tapi harus ingat prestasi yes, sportivitas utama. Dan Alhamdulillah Wa Syukurillah berkat kerja keras pemain, pelatih pembina dan supporter serta doa bapak-ibu semua, anak-anak kita mampu meraih kejuaraan di event ini. Alhamdulillah dari kategori Putri KU 2004, Rizky Dwi Cahyani mendapat Juara II, Novasya Karlita mendapat Juara III. Putri KU 2008, Ananda Nisrina Nur’aziizah  mendapatkan Juara I, Syifa Yumna Annora mendapat juara II. Untuk kategori Putra KU 2006, Mohammad Zulva Firdausy Wicaksana mendapat Juara I, KU 2008 Marfin Iksab O.D mendapat Juara I dan KU 2008 Bryan Anggara mendapatkan juara II”. terang Any Suprapno, S.Pd.,MM Kepala SMP Negeri 1 Pacitan dengan senyum bangga.

SPENSAPA GELAR LOMBA TINGKAT (LT) 1 DI GUDEP 04.091/04.092

SPENSAPA GELAR LOMBA TINGKAT (LT) 1 DI GUDEP 04.091/04.092

Gambar : Kolase foto kegiatan pembukaan Kemah Besar LT 1 Gudep 04.091/04.092 Pangkalan SMP Negeri 1 Pacitan

Spensapa (18/11/2022), Gugus Depan Pacitan 04.091/04.092 Pangkalan SMP Negeri 1 Pacitan  menggelar Lomba Tingkat (LT) 1. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh regu di gugus depan Spensapa yang terdiri dari siswa kelas VII. LT 1 resmi dimulai dengan upacara pembukaan pada Rabu (11/2022) pagi pukul 07.20 WIB. Upacara pembukaan dipimpin oleh Any Suprapno, S.Pd.,MM selaku Kepala Sekolah. Upacara yang berlangsung dengan khidmat ini digelar di halaman utama sekolah. Ditambah cuaca yang cerah, mendukung runtutan acara pembukaan LT 1 dapat terlaksana dengan baik. Lomba tingkat pramuka identik digelar di lapangan namun LT 1 kali ini dilaksanakan di lingkungan sekolah. “Untuk kegiatan Lomba Tingkat 1 memang benar kita adakan di lingkungan sekolah, ini setelah kita pertimbangkan dengan matang dengan pembina pramuka mengingat cuaca di daerah kita sedang tidak menentu dan cenderung hujan. Dan tentunya meminimalisir segala resiko yang dapat berdampak pada siswa”. terang Any Suprapno, S.Pd.,MM dengan senyum ramah.

Gambar : Drs. Mohammad Widiyanto, Ketua Komite SMP Negeri 1 Pacitan saat diwawancarai reporter Jurnalistik Genius Spensapa

Kegiatan yang mempunyai tema “Make A Teamwork Get The Dreamwork” ini dilaksanakan pada kamis, 17 sampai dengan sabtu, 18 (11/2022). “Untuk pelaksanaan alhamdulilah , kita sudah mempersiapkan jauh hari, termasuk koordinasi dengan Komite sekolah terkait pendanaan, tempat dan perlengkapan insya Allah aman. Softcopy petunjuk teknis atau juknis LT 1 sudah kita bagikan kepada siswa. Harapannya, walaupun pelaksanaan LT 1 di lingkungan sekolah dan siswa tidak mendirikan/ menginap di tenda, hal ini tidak menyurutkan semangat jiwa pramuka siswa”. tutur Anis Widayanti, salah satu pembina pramuka Spensapa.  Drs. Mohammad Widiyanto selaku Ketua komite menambahkan, “Lomba tingkat 1 kemah besar harus dilakukan, harus sukses, oleh karena itu saya sebagai ketua komite memberikan dukungan sepenuhnya, baik dari saya mengecek kesiapan, memastikan bahwa semua aman, dan dari segi pendanaan kami menyiapkan pendanaan. Demi mendidik dan menciptakan mental anak didik yang sesuai sasaran kepramukaan.

Dikutip dari Juknis pelaksanaan LT 1, kegiatan seperti ini mempunyai manfaat diantaranya yaitu menambah dan mengasah kemampuan dan keterampilan, memberikan suatu wadah kegiatan yang kreatif dan inovatif, memberikan tempat untuk tetap berkarya dan berkreasi. Sementara untuk sasaran daripada kegiatan ini tidak kalah penting yaitu keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, Jiwa Patriotisme, kepedulian terhadap lingkungan dan sesama, kedisiplinan dan kemandirian, keterampilan dan sosial, Bertubuh sehat dan kuat, kecerdasan dan ketangguhan. Jadi sayang sekali kalau sampai siswa kelas VII tidak mengikuti kemah besar LT 1, rugilah. Dengan motto “Satyaku Kudharmakan, Dharmaku Kubaktikan” LT 1 Gugus Depan Pacitan 04.091/04.092, mengadakan banyak sekali lomba-lomba yang dapat diikuti semua regu pramuka. Lomba tersebut antara lain yel – yel Pramuka, pionnering, puisi, desain logo, master chef , vlog, hasta karya, cerdas cermat penggalang, sandi semaphore. Untuk kegiatan yang memacu semangat jiwa seni dan andrenalin ada, berupa pentas seni dan halang rintang.

Acara penutupan LT 1 dijadwalkan pada jum’at malam, (18/11/2022) dirangkaikan dengan api unggun, pengumuman kejuaraan dan penerimaan hadiah. “Sebenarnya agenda LT 1 akan digelar pada bulan-bulan sebelumnya, tetapi kemudian dipending. Karena personil Gugus depan Pacitan 04.091/04.092 Spensapa harus mempersiapkan diri untuk mengikuti ajang LT 4 di Coban Rondo, Malang, Jawa Timur. Dan Alhamdulillah dari event di Malang kemarin kita mampu menyabet peringkat 6 Jawa Timur”. imbuh Mohammad Zulva, siswa kelas IX G yang juga sebagai ketua panitia penyelenggara Lomba Tingkat 1.

YUK CARI TAHU, BAGAIMANA MENGHARGAI JASA PAHLAWAN DI LINGKUNGAN SEKOLAH

YUK CARI TAHU, BAGAIMANA MENGHARGAI JASA PAHLAWAN DI LINGKUNGAN SEKOLAH

Berkat jasa para pahlawan, Indonesia bisa menjadi suatu negara yang bebas dan merdeka. Sudah sepatutnya kita sebagai bangsa Indonesia selalu menghargai dan menghormati jasa-jasa para pahlawan baik di lingkungan sekolah maupun kehidupan sehari-hari.

Yuk simak, hal-hal apa saja yang bisa kita lakukan untuk menghargai jasa pahlawan di lingkungan sekolah;

  1. Melakukan hak dan kewajiban sebagai siswa di sekolah ataupun di rumah
  2. Suka menolong pada sesama
  3. Saling menjaga kerukunan antar sesama teman tanpa mempedulikan perbedaan yang ada.
  4. Mempelajari tentang sejarah perjuangan pahlawan
  5. Mengikuti upacara bendera dengan khidmat
  6. Menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar
  7. Menghormati simbol-simbol negara 8. Pantang menyerah jika menemukan kesulitan dan gagal melakukan sesuatu.

Tak hanya di lingkungan sekolah, kita juga bisa mengaplikasikan cara-cara berikut sebagai perwujudan menghargai jasa pahlawan di kehidupan sehari-hari;

  1. Saling Menghormati dan Menghargai Satu Sama Lain Selalu menghormati dan menghargai satu sama lain, terutama dalam aspek perbedaan suku, budaya, daerah, dan agama. Para pahlawan perjuangan dapat meraih kemenangan karena mereka berjuang bersama dan menyampingkan perbedaan. Itulah mengapa menjunjung tinggi Bhinneka Tunggal Ika adalah hal yang wajib dilakukan supaya bangsa ini selalu bersatu dan tidak terpecah belah.
  2. Tumbuhkan Semangat Cinta Tanah Air dan Bangsa Karena cinta para pahlawan pada bangsa Indonesia mengantarkan semangat mereka untuk berjuang demi bangsa Indonesia. Hal ini juga perlu untuk terus dilanjutkan oleh para generasi baru, terutama pada para pemuda sebagai generasi penerus bangsa.  Salah satu cara mencintai tanah air dengan senantiasa bangga akan bangsa sendiri, dan menjaga eksistensi bangsa Indonesia secara bersama-sama.
  3. Mengingat Jasa Para Pahlawan Selalu mengingat perjuangan
  4. para pahlawan dan tidak melupakan jasa mereka. Hal ini bisa dilakukan dengan selalu menceritakan kisah-kisah perjuangan para pahlawan dalam memerdekakan Indonesia kepada para generasi baru. Catatan sejarah, peristiwa penting, semangat perjuangan, dan lain-lain harus selalu tersampaikan kepada para generasi baru. Karena di dalamnya terdapat makna-makna yang perlu ditanam dan dicontoh, seperti makna Sumpah Pemuda, makna kemerdekaan Indonesia, dan lain sebagainya.
  5. Selalu Tekun dalam Belajar Jika para pahlawan menjunjung tinggi semangat perjuangan untuk mencapai cita-cita kemerdekaan Indonesia. Maka untuk menghargai jasa mereka setiap warga negara juga wajib untuk belajar dengan tekun. Karena generasi barulah yang harus melanjutkan cita-cita bangsa Indonesia dalam mencapai masa depan yang lebih baik. Sehingga jasa para pahlawan tidak akan sia-sia, terutama para pemuda sebagai generasi penerus bangsa.
  6. Memperingati Peristiwa-peristiwa Penting Menghargai jasa pahlawan juga dapat dilakukan dengan cara memperingati peristiwa-peristiwa bersejarah.Salah satunya seperti peristiwa kemerdekaan Indonesia atau yang lebih dikenal dengan sebutan 17 Agustus. Pada saat memperingati hari ini selalu dilaksanakan upacara bendera yang diikuti seluruh rakyat Indonesia dari sabang hingga merauke.
  7. Menjalankan Pancasila dan Peraturan-peraturan yang Telah Dibuat Negara Selalu menjalankan Pancasila atau memahami makna Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Pun menjalankan peraturan perundang-undangan yang berlaku, peraturan agama, maupun juga budaya yang ada dalam masyarakat secara baik dan benar.(OL-5). <dikutip damediaindonesia.com>
OPINI : INDONESIA BANGKIT DENGAN GERAKAN LITERASI SEKOLAH

OPINI : INDONESIA BANGKIT DENGAN GERAKAN LITERASI SEKOLAH

Siapa sih yang tidak mengenal kata literasi? Setiap orang dengan mudah mengatakan “Buku adalah jendela dunia dan membaca adalah kuncinya” akan tetapi banyak juga yang hanya mengatakan tanpa pembuktian. Literasi merupakan salah satu dari empat keterampilan berbahasa. Berdasarkan survei Program for International Student Assessment (PISA) yang di rilis oleh Organization for Economic Co-operation and Development (OECD) pada 2019, Indonesia menempati peringkat ke 62 dari 70 negara, artinya Indonesia berada pada 10 negara terbawah yang memiliki tingkat literasi rendah.

Pemerintah Indonesia tentunya mengambil peran dalam hal ini untuk meningkatkan literasi bangsa Indonesia, terutama pada pemuda penerus bangsa dengan diadakannya Gerakan Literasi Sekolah. SMP Negeri 1 Pacitan pastinya ikut berpartisipasi dalam Gerakan Literasi Sekolah (GLS). Dibuktikan dengan adanya kegiatan literasi 15 menit sebelum dimulainya jam pelajaran pertama. Literasi ini telah diterapkan sejak awal tahun Pembelajaran 2022/2023. Latar belakang diadakannya kegiatan literasi 15 menit sebelum jam pelajaran pertama untuk membentuk kebiasaan siswa dan siswi SMP Negeri 1 Pacitan supaya dapat mengasah tingkat pemahamanddalam mengambil kesimpulan dari informasi yang diterima berdasarkan buku yang telah dibaca serta meningkatkan skill public speaking. Menurut kami, Gerakan Literasi Sekolah (GLS) sangat membantu bagi kami untuk menerapkan pola membaca yang teratur. Dengan Gerakan Literasi Sekolah 15 menit sebelum pembelajaran ini dapat menambah kosa kata dari berbagai buku yang telah kami baca hal ini tentunya berpengaruh pada cara komunikasi dan cara siswa dan siswi SMP Negeri 1 Pacitan untuk mengekspresikan banyak hal dengan baik. Gerakan Literasi sekolah pastinya juga menyongkong siswa siswi memperoleh berbagai wawasan baru.

Namun meski terlihat simpel, praktiknya banyak yang tidak bisa konsisten menerapkan program ini. Salah satu kendala yang dihadapi adalah siswa bosan dengan kegiatan ini. Apalagi setiap pagi selalu menggunakan cara yang sama tanpa ada variasi. Meskipun begitu kami ucapkan terimakasih kepada guru-guru yang mendukung GLS ini dengan memberikan point plus kepada anak-anak yang mengumpulkan literasi.

SPENSAPA PERINGATI HARI SUMPAH PEMUDA KE-94

SPENSAPA PERINGATI HARI SUMPAH PEMUDA KE-94

Spensapa (28/10/2022). SMP Negeri 1 Pacitan melaksanakan upacara bendera memperingati Hari Sumpah Pemuda , Jum’at (28/10/2022) Pukul 07.15 WIB. Tema Hari Sumpah Pemuda ke-94 ini adalah Bersatu Bangun Bangsa. Upacara berjalan dengan tertib dan khitmat ini diadakan di Halaman Utama Sekolah. Dengan didukung cuaca yang cerah, upacara dipimpin oleh Any Suprapno, S.Pd.,MM selaku Kepala Sekolah dan diikuti oleh seluruh peserta didik dari kelas VII, VIII dan IX serta guru dan staf Tata Usaha. Sudah menjadi tradisi disekolah ini, pengibar bendera mengenakan seragam paskibraka dan atribut lengkap. Ditambah dengan pasukan drumband, yang beranggotakan dari ekstrakurikuler drumband menambah atmosfir kekhitmatan upacara bendera semakin kuat.

Dikutip dari isi sambutan Peringatan hari Sumpah Pemuda ke-94, Menteri Pemuda dan Olahraga RI menyebutkan bahwa peringatan Hari Sumpah Pemuda mempunyai peran sebagai upaya kita menghadirkan sejarah masa lalu  untuk direnungkan , dipelajari, ditemukan kristalisasi pembelajaran kebaikan  untuk dijadikan teladan dan inspirasi penggerak langkah menuju visi bangsa yang besar.

Dan dalam isi sambutan tersebut Menteri Pemuda dan Olahraga beserta Pemerintah mengajak  seluruh elemen bangsa menghimpun kekuatan dan semangat  untuk bergerak , mendorong pemuda Indonesia  untuk mengembangkan berbagai potensi yang ada demi membangun kejayaan sepanjang masa. Kerja-kerja kolaboratif  antar pihak perlu dikembangkan , karena upaya pembangunan pemuda tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri atau parsial. Pembangunan kepemudaan membutuhkan orkestrasi yang singkron dan harmoni. Upacara ditutup dengan menyanyikan lagu nasional, Satu Nusa Satu Bangsa, Bagimu Negeri dan Bangun Pemuda Pemudi.

SEMARAK BULAN BAHASA 2022

SEMARAK BULAN BAHASA 2022

Pacitan, 27 Oktober 2022, SMP Negeri 1 Pacitan tiap tahunnya mengadakan kegiatan Bulan Bahasa dalam rangka memperingati hari Sumpah Pemuda yang bertepatan pada tanggal 28 Oktober. Acara ini dirangkaikan juga dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Tajuk yang dijunjung tahun ini adalah “Muda-Mudi Bijak Berbahasa, Indonesia Bangkit Bersama”. Lomba-lomba yang diselenggarakan tahun ini antara lain adalah mading untuk kelas IX, cipta cerpen untuk kelas VIII & IX, essay untuk kelas IX, buletin mini untuk kelas VIII & IX, pidato keagamaan untuk kelas VII & VIII, asmaul husna untuk kelas VII & VIII, dan lain sebagainya.

Pagi ini, dengan cuaca mendung yang menyelimuti kota Pacitan tidak membuat api semangat para peserta lomba bulan bahasa padam. Para peserta lomba maupun peserta upacara pada pukul 07.15 WIB mengikuti upacara pembukaan, terdapat defile perwakilan lomba dari tiap kelas yang masuk ke tengah-tengah barisan di iringi lagu berjudul “Bendera” dan dimeriahkan oleh sorak sorai dari para peserta upacara yang mendukung. Upacara berlangsung dengan lancar, Chayu One selaku ketua OSIS membacakan prakata sebagai awal dari runtutan acara, kemudian di susul dengan sambutan kepala sekolah, dilanjut perkenalan dari juri-juri, dan di tutup dengan doa.

Mengapa ada kegiatan bulan bahasa yang dilaksanakan sekali dalam tiap tahun? Menurut Bu Sri Hartati, M.Pd selaku penyelenggara kegiatan bulan Bahasa, diadakannya kegiatan ini memiliki banyak keuntungan, salah satunya yaitu untuk melatih keterampilan dalam berbahasa. Sesuai dengan tema yang diusung, dalam kegiatan ini diharapkan muda mudi bisa bijak dalam berbahasa agar Indonesia bangkit bersama. (Viona/IXA/Jurnalistik)

PELEPASAN PESERTA DIDIK KELAS IX TAHUN INI BERBEDA, CEK!

PELEPASAN PESERTA DIDIK KELAS IX TAHUN INI BERBEDA, CEK!

Spensapa, (16/6/2022). SMP Negeri 1 Pacitan menggelar acara Pelepasan Kelas IX, Rabu (16/6/2022). Acara digelar di pusat kota tepatnya Gedung Gasibu Swadaya Kota Pacitan. Di acara ini turut mengundang Guru, Tenaga  Kependidikan, Orang tua atau Wali peserta didik kelas IX, OSIS dan perwakilan peserta didik kelas VIII, VII. Acara tahunan ini berjalan suskes atas kerjasama dan komunikasi yang baik dari berbagai pihak. Pihak internal meliputi Kepala Sekolah, Komite Sekolah, Guru, Tenaga Kependidikan, Peserta didik hingga dari eksternal, Event Organizer.

Berawal dari pembentukan tim inti yang diketuai oleh Kepala Sekolah hingga pembentukan koordinator panitia yang menaungi masing-masing bagian. Merencanaan alur acara, Komposisi panggung, Komposisi Persembahan, Dokumentasi, Tim Kreatif Panggung hingga Sound System dsb. Tak luput dari semua itu, manajerial anggaran juga di terapkan, pasalnya kegitan ini sudah ter-reccord dalam RAKS tahun  2021. “Acara yang besar pasti memakan biaya yang tidak sedikit hal itu wajar saja, tapi kita tetap memonitor supaya tidak terlalu mengeluarkan biaya yang membengkak dari yang sudah direncanakan. Kita tetap memilah semua masukan dan kebutuhan acara. Kita pikirkan dari segi efisiensinya, nominalnya, seberapa penting dan sebagainya. Tak lupa saya mewakili sekolah mengucapkan banyak terima kasih kepada Satuan Gugus Tugas Covid-19 Pacitan, Polres Pacitan, Dinas Perhubungan Pacitan dan Satpol PP Pacitan yang membantu dan mendampingi acara ini” terang Any Suprapno, S.Pd.,MM.

Tahun ini sekolah merancang acara dengan sedikit berbeda dari tahun sebelumnya. Perbedaan yang sangat mencolok pada tempat pelaksanaan. Secara tradisi, Spensapa selalu menggunakan aula/hall sekolah untuk acara semacam ini, namun lain halnya kali ini. Menurut Yoyok Subiyantoyo, S.Pd selaku Ketua Pelaksana Pelepasan Peserta Didik Kelas IX, “Memang betul, pelaksanaannya kita buat beda ditahun ini. Tapi tidak asal beda, ada beberapa poin yang disepakati. Pemilihan tempat yakni Gasibu Swadaya dirasa tepat karena selain dekat dengan sekolah, kita ingin mempunyai persembahan acara yang lebih representatif. Didukung dengan tempat yang lebih leluasa memudahkan panitia dalam maping denah acara yang didalamnya memuat semua segmen brilian yang berkelas, berwibawa dan penuh seni kreatifitas. Selain itu, acara seperti ini menjadi ajang promosi sekolah kita kepada masyarakat”.

Menurut Sri hartati, M,Pd Wakil Kepala Sekolah saat itu, menuturkan bahwa acara yang diramu apik oleh Alsa Daruna, S.Pd ini memang luar biasa. Diketahui Alsa Daruna adalah Pendidik SMP Negeri 1 Pacitan yang mengajar mapel bahasa Indonesia. Dia (Alsa.red) memang berpengalaman dalam hal maping panggung dan acara. “Kurang lebih 2 tahun harus bergelut dengan Virus Covid-19 yang mendunia, merubah semua tatanan kehidupan masyarakat. Dengan menurunnya protokol kesehatan menjadi PPKM level 1  membuat gairah peserta didik dalam belajar menjadi semangat kembali. Acara atau kegiatan sekolah sekarang ini dapat digelar secara tatap muka, sehingga kita bisa merasakan kebersamaan kembali seperti di tahun sebelum Covid-19. Acara ini serasa wow banget bagi kita semua, namun protokol kesehatan tetap kita terapkan”.

Di acara tersebut menampilkan band pelajar terbaik Spensapa yang di pimpin oleh Giyantoro Budhi P, S.Pd yang juga Guru mapel Seni Budaya dan Pembina ekstra musik. Selain itu pembacaan ayat suci Al-qur’an, Musik tradisional Gamelan, Musik Kontemporer, Vocal Solo, Duet Vocal, Tari Tradisional Kotemporer, Baca Puisi juga turut serta ambil bagian. Dikesempatan ini sekaligus mengumumkan keputusaan kelulusan peserta didik kelas IX yang dibacakan oleh Anis Widayanti, M.Pd selaku Wakasek Urusan Kurikulum. Pengumuman ditutup dengan riuh gembira karena tahun ini semua Peserta didik dinyatakan lulus 100%. (Jur/Pt/22)

Hubungi Kami

© 2022 SMPN 1 PACITAN