AKU TELAH MATI?
Oleh : Ni’mah Mustika Ningrum
Aku adalah belati yang duduk diantara jerami
Rasanya pedih namun apa daya aku ini
Terlanjur aku duduk, dan tak mampu lagi berdiri
Binasalah aku disini, sampai tiba umurku nanti
Sampai kumandang azan terdengar dalam liang untuk terakhir kali
Ditaburi kembang kembang pagi, kalian bacakan aku ayat ayat suci
Bacaan Yasiin mengiringiku tujuh hari, bahkan sampai seribu hari
Sampai batin dan ragaku hanyalah banyangan mimpi
Jangan ada air mengalir di pipi
Tak perlu kepergianku ditangisi, tak perlu disesali
Aku saja yang mati, ikhlas saja dalam hati
Walau awalnya sedikit tak mempercayai “Aku telah mati?”




